Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di Selat Hormuz mempengaruhi harga minyak awal pekan ini.
Sentimen Harga Minyak Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
Di Bab el-Mandeb, titik sempit (chokepoint) maritim utama lainnya, tercatat 17 kapal komoditas melintas, dengan rincian enam kapal masuk dan 11 kapal keluar.
Pada Kamis, Goldman Sachs memperkirakan total ekspor dari kawasan Teluk baru-baru ini berkisar antara 15 juta hingga 16 juta barel per hari; angka ini 7 juta hingga 8 juta barel per hari di bawah tingkat pra-perang, tetapi 5 juta hingga 6 juta barel per hari di atas titik terendah pada Maret.
“Sikap kami adalah bersiap menghadapi segala kemungkinan namun tidak membuat prediksi apa pun,” kata Analis di PVM Oil Futures, John Evans.
“Dampaknya terkait siapa yang akan bergabung atau keluar dari OPEC, bagaimana permintaan China terpengaruh, serta apakah masalah kilang global dapat teratasi semuanya sangat bergantung pada situasi perang yang penuh ketidakpastian ini,” ujar dia.
Para pejabat pemerintahan Trump sedang mengupayakan kesepakatan untuk mendapatkan akses jangka panjang terhadap sebagian cadangan minyak mentah Venezuela, menurut sumber-sumber yang mengetahui perundingan tersebut pada hari Kamis; langkah ini pada akhirnya dapat menurunkan biaya impor minyak.

Seorang pekerja mengumpulkan. Oli mesin saat. Bekerja di stasiun. Degassing di ladang. Minyak Zubair, yang. Operasinya telah dikurangi. Karena perang Timur. Tengah yang dipicu. Oleh serangan AS. Dan Israel terhadap. Iran, dekat Basra. Irak, Sabtu, 28 Maret 2026. (AP Photo/Leo Correa)beritafinansial.com, Jakarta – :strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477888/original/073947200_1687477196-worker-oil-rig-sunset-created-with-generative-ai-technology.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)