Presiden Prancis Perkirakan Taman Hiburan Ciptakan 20.000 Lapangan Kerja
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4104722/original/072331600_1659057977-_126085212_binsalman.jpeg)
Jakarta, beritafinansial.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman sepakat membangun taman hiburan di utara Paris. Proyek ini bernilai 6 miliar euro. Selain itu, jumlah itu setara dengan US$ 7 miliar atau Rp 124 triliun.
Kesepakatan Tiga Taman Hiburan
Kesepakatan tersebut mencakup tiga taman hiburan. Salah satunya terinspirasi dari serial anime Jepang populer, Dragon Ball Z. CNBC melaporkan hal ini pada Kamis (27/8/2026).
Selanjutnya, Macron menyebut proyek ini sebagai yang terbesar sejak Disneyland Paris. Ia menyampaikan hal itu melalui unggahan di X pada Senin (24/8/2026).
Investasi Ciptakan Puluhan Ribu Lapangan Kerja
Tidak hanya itu, Macron menambahkan, investasi itu akan menciptakan lebih dari 20.000 lapangan kerja. Pengumuman ini muncul setelah kunjungan kenegaraan Putra Mahkota Saudi ke Prancis. Perlu diketahui, kunjungan tersebut berlangsung selama dua hari.
Di samping itu, kedua pemimpin juga membahas ketertarikan mereka terhadap komik dan animasi. Macron mengaku sangat menyukai manga. Oleh karena itu, ia pun bertekad menarik lebih banyak investasi ke Prancis.
Choose France sebagai Ajang Promosi Investasi
Untuk itu, Macron memanfaatkan KTT “Choose France” sebagai ajang promosi investasi. Sebagai contoh, pada Juni lalu, ia mengumumkan 71 proyek investasi dari perusahaan global. Total nilainya mencapai US$ 108 miliar. Bahkan, jumlah itu setara dengan Rp 1.914 triliun.
Lebih lanjut, Macron menegaskan tujuan utama Choose France. Pertama, ia ingin mencari proyek-proyek ambisius. Kedua, ia juga ingin menjadikan Prancis sebagai tempat mewujudkan mimpi. Semua itu demi menciptakan lapangan kerja. Di samping itu, semua itu pula demi membuat Prancis bersinar.
Dragon Ball Z: Warisan Anime yang Mendunia
Dragon Ball Z sendiri merupakan serial anime dari era 1980-an. Pada kenyataannya, serial ini sangat sukses. Ia juga populer di luar Jepang, terutama di Amerika Serikat. Selain itu, merek ini kini berkembang ke berbagai bidang. Misalnya, dari film, video game, hingga produk merchandise.
Investasi Taman Hiburan Merambah ke Banyak Negara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3283151/original/030655100_1604134075-DISNEYLAND_PARIS.jpg)
Menariknya, Prancis bukan satu-satunya negara yang menarik investasi taman hiburan. Buktinya, pada Juni lalu, Comcast berkomitmen menanamkan dana besar di Inggris. Nilainya lebih dari US$ 8 miliar atau Rp 141,7 triliun. Dana itu akan digunakan untuk mengembangkan resor Universal pertama di Eropa.
Selanjutnya, lokasinya berada 45 menit di luar London. Taman ini akan menghadirkan area-area imersif. Selain itu, taman ini juga akan memiliki hotel dengan 500 kamar. Tidak hanya itu, tersedia pula kompleks hiburan terpadu.
Ekspansi Besar-besaran Walt Disney
Di sisi lain, perusahaan Walt Disney juga sedang gencar berekspansi. Misalnya, pada 2023, mereka mengumumkan rencana investasi besar-besaran. Nilainya mencapai US$ 60 miliar atau Rp 1.063 triliun. Investasi ini menyasar segmen pengalaman. Segmen itu mencakup taman hiburan, kapal pesiar, dan produk konsumen.
Dari jumlah tersebut, Disney mengalokasikan US$ 30 miliar untuk taman domestik. Dana itu setara dengan Rp 531 triliun. Taman yang mendapat suntikan dana adalah Disney World dan Disneyland.
Disneyland Paris Belum Balik Modal
Namun, The Guardian melaporkan kabar berbeda pada Juli lalu. Disney masih belum bisa mengembalikan modal di Disneyland Paris. Mereka telah menanamkan US$ 4,2 miliar atau Rp 74,4 triliun. Proyek itu sudah berjalan lebih dari 30 tahun. Akan tetapi, investasi itu belum juga kembali.
